Laman

Selasa, 19 April 2011

Hakikat Tauhid Dan Fenomena Kemusyrikan Oleh : Dr. Yusur Qardhawy. Bagian I : Kedudukan Tauhid Dalam Islam


A.      Iman Kepada Allah SWT Dasar Seluruh Akidah
Al-Qur’an Menempatkan Iman kepada Allah dasar atau pangkal, dan setiap rukun akidah yang lainnya bersandar kepadanya dan mengikutinya. (Qs.Al-Baqarah: 285 & 177) (An-Nisa’: 136)
Beriman kepada Allah mencakup :  Beriman kepada Wujudullah dan Beriman kepada kesaan-Nya.
B.      Tauhid, Esensi Islam
Yang di tekan dalam islam ialah mengenai aqidah, dimana banyak orang yang tersesat didalam hal ini.  Aqidah itu ialah aqidah Tauhid yang merupakan inti dari seluruh aqidah Islam. Yaitu beriman kepada adanya satu dzat yang berhak disembah, pemilik tunggal, hak penciptaan dan perintah.
C.      Dalil-Dalil tentang Wahdaniyatullah
Dalil Fitrah, Aqli dan Naqli
D.      Tauhid Inti Iman Kepada Allah
Tidak adanya tauhid yang benar akan mengakibatkan kekafiran, kemusyrikan, kotoran, kepalsuan, kezaliman yang besar, dan kesesatan yang nyata.

Beberapa Konsep Tauhid Yang Sesat

Yaitu : (1) Tauhid filosof (Pengingkaran terhadap zat dan sifat Allah), (2) tauhid wihdatul wujud (Allah adalah wujud dari segala sesuatu yg ada:batu,berhala,dll), (3) tauhid mu’tazilah (Mengingkari kadar,kehendak dan kekuasaan Allah), (4) tauhid Jabriyyah (5) tauhid nasrani (Trinitas: bapak,anak,ruh qudus).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar