Bagian II tauhid Yang Diperintahkan Islam
1. I’tiqodi’ilmi (keyakinan Ilmiyyah)/rububiyyah
Keyakinan bahwa Allah adalah Rabb seluruh langit dan bumi, tidak ada sekutu baginya dan segala sesuatu itu dari-Nya.
Qs: 112, awal surat ke 3, 20,32,57,akhir surat 59,dll.
2. ‘Amali Suluki (amal dan perilaku/ilahiyyah/uluhiyyah
Mengesakan Allah dalam beribadah, tunduk dan taat secara mutlak. Tidak disembah selain Allah, tidak satupun dilangit dan di bumi disekutukan dengan-Nya.
Qs: 109, beberapa ayat dari surat ke 6, awal surat ke 7 dan 10, akhir surat ke 7.
Bagian III Ibadah
Puncak ketundukan yang dibarengi puncak cinta.
Bentuk dan macam-macam ibadah:
1. Do’a
Meminta sesuatu yang bermamfaat kepada Allah Sabda Rasul “Do’a adalah ibadah”(HR. Tirmidzi).
2. Menegakkan Syi’ar Agama
Syi’ar agama seperti shalat, puasa, shadaqah, haji, dll. Yang semuanya tidak boleh dinampakkan kapada selain Allah.
3. Tunduk dan Patuh Kepada Syariat Allah.
Bagian IV Urgensi Tauhid Uluhiyyah
Tauhid ini paling penting dan Agung, sebab:
ü Sebagian besar menjati perhatian para Rasul
ü Yang pertama ditangkap oleh pemahaman manusia pada saat kalimat tauhid di ucapkan.
ü Allah mengutus Rasul dan menurun kitab-kitab-Nya untuk membawa tauhid ini.
ü Untuk menegakkan Tauhid ini Allah menampakkan kekuasaan-Nya kepada manusia.
ü Karena Tauhid ini, maka ada: Hari kiamat, pembagian catatan amal, pembagian amal, surga dan neraka.
A. La Ilaha Illallah, Lambang Tauhid Uluhiyyah
Tiada Tuhan selain Allah, Inilah lambing yang menjelaskan hakikat tauhid dalam bentuk kalimat ringkas. Kalimat itu dinamamakan, Kalimat Tauhid, ikhlas dan taqwa.
Kalimat ini mengandung (1) penafian (peniadaan) ketuhanan pada apa selain Allah. (2) Itsbat (penetapan) ketuhanan untuk Allah semana, sebab Dia-lah tuhan yang Haq.(Qs.Al-Haj:620
B. Tauhid, Tugas Utama para rasul
Tugas pertama para Rasul.
(1)Seruan Untuk Beribadah kepada Allah. (2)Seruan untuk menjauhi toghut.
Qs. An-Nahl:36, Al’araf:59, Hud:25-26, Almaidah:72.
Dakwah Nabi Muhammad saw kepada tauhid dan menjauhi toghut tampak jelas pada Al-Qur’an dan Sunnah serta syiar-syiar, adab dan akhlak Islam.
C. Tauhid Syiar islam
Syia’ar Islam terwujud dalam syahadatain.
D. Tauhid Hak Allah Atas hambanya
Sabda Rasul:
“Dari Mu’adz ra, ia berkata ; saya membonceng Rasulullah saw diatas keledai yang bernama ‘Ufair, lalu beliau bersabda : “Hai Mu’adz! Tahukah kamu hak Allah atas hamba-Nya dan hak hamba atas Allah?”
Aku menjawab: “ Allah dan Rasul-Nya lebih tahu”. Nabi saw bersabda: “Hak Allah atas hamba adalah, hendaknya mereka menyembah Allah dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, sedangkan hak hamba atas Allah adalah: Allah tidak akan menyiksa orang yang tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya”……….(Muttafaq’alaih)
E. Tauhid, Risalah Dalam Kehidupan Muslim
Qs. Adz-Dzariat: 56-57)
F. Tauhid Risalah Umat Islam Kepada Umat lain
Yaitu menyeru umat lain untuk menyembah Allah semata. Qs. Ali Imran: 64
Tidak ada komentar:
Posting Komentar